Pages

Thursday, 28 June 2012

Macbook Pro Retina Display, Notebook Dengan Resolusi Monster

MacBook Pro generasi terbaru disebut-sebut sebagai laptop monster. Terutama versi 15,4 inch yang sudah dibekali dengan teknologi layar retina display. Banyak pihak tentu penasaran seberapa tajam tampilan yang dihasilkan laptop yang paling murah diharga USD 2.199 atau sekitar Rp 20 jutaan tersebut.

Layar retina pada MacBook Pro ini beresolusi 2.880 x 1.880 pixel dengan 220ppi (pixel per inch). Tampilan obyek di layar pun dipastikan sangat cemerlang.


Bodinya memang tidak setipis MacBook Air, namun tetap saja masuk kategori langsing. Dengan ketebalan 18 mm dan berat 2kg, ini adalah MacBook pro yang paling tipis dan ringan. Memang Apple tidak lagi menyertakan optical drives di MacBook Pro dengan layar Retina ini.


Untuk support Retina Display, Appe telah memodifikasi sistem operasi terbarunya, Mountain Lion OS X. Sehingga aplikasi seperti browser Safari, iPhoto dan Mail akan terlihat lebih baik dalam layar resolusi tinggi. Demikian juga dengan aplikasi profesional seperti Final Cut Pro dan Aperture.

Apple menyertakan dua port USB, Thunderbolt, slot micro SD dan port HDMI untuk menghubungkannya dengan televisi definisi tinggi. Spesifikasinya terbilang powerful dengan opsi prosesor quad core Intel i7 2,7GHz, 16GB RAM, grafis Nvidia GeForce GT 650M dan 768GB SSD.
 

Model basis MacBook Pro dengan Retina Display ini dijual USD 2.199 atau sekitar Rp 20,7 juta. Sedangkan konfigurasi tertingginya dijual USD 3.749.

Apple juga memperbaharui MacBook Pro model 13 inch dan 15 inch dengan generasi baru prosesor Intel i5 dan i7. Namun tidak menyertakan layar jenis Retina Display.

Google Maps 6.9 For Android, Membawa Fitur Offline Maps

Tertarik dengan Google Maps versi offline? Ya, setelah diperkenalkan pada acara di awal bulan kemarin Google Maps versi offline ini dirilis oleh Google pada acara akbar mereka, Google I/O. Fitur offline ini sudah tersedia untuk pengguna perangkat Android 2.2 ke atas, dimana versi terbaru tersebut akan segera hadir di Google Play.

Download Google Maps Terbaru ini pada link dibawah.


Google Maps versi 6.9 ini akan juga membawa Compass Mode untuk Street View yang sempat didemokan pada acara tersebut. Compass Mode untuk Street View akan memungkinkan pengguna untuk melihat di sekitar suatu tempat layaknya kita sendiri yang berada disana. Hal ini dibasiskan melalui gyroscope perangkat kita, dimana dikatakan bahkan kita bisa masuk ke dalam suatu bangunan dan melakukan hal serupa. Versi terbaru dari Google Maps ini dikatakan sudah muncul untuk perangkat Galaxy Nexus.

Tablet Pertama Google, Nexus 7

Setelah berada di alam rumor selama beberapa waktu, akhirnya misteri mengenai Nexus 7 terkuak. Sebagai tablet referensi Android pertama dengan Android 4.1 Jelly Bean, tablet ini memaksimalkan tablet dengan ukuran layar kecil yang dianggap cocok untuk membaca dan melihat video.

Google Nexus 7 merupakan tablet pertama yang memakai Chrome untuk Android. Selain itu, seperti diketahui, tablet ini dibuat oleh Asus dan terlihat seperti Eee Pad MeMO ME370T. Spesifikasi kuncinya di antaranya adalah:

  •     Chip Tegra 3 quad-core
  •     Kamera depan 1.2 megapiksel yang bisa merekam video 720p
  •     NFC, Wi-Fi a/b/g/n, Bluetooth
  •     Layar sentuh LCD IPS 7 inci resolusi 1280 x 800 piksel (216 ppi)
  •     RAM 1GB 1GB dengan GPU nVidia GeForce 12 core
  •     Google Wallet
  •     Ukuran 198,5 x 120 x 10,5 mm,
  •     Bobot 340 gram


Beberapa fitur yang tidak dimiliki Google Nexus 7 adalah kamera belakang dan slot kartu ekspansi. Juga tidak ada colokan USB dan HDMI out untuk mengarahkan tampilan ke televisi.

Google akan menjual tablet ini dengan harga hanya 199 dolar untuk model 8GB dan 249 dolar untuk versi 16GB. Google juga akan memberi bonus kredit 25 dolar untuk belanja di Google Play ditambah beberapa bonus paket konten lain.

Google Nexus 7 sudah mulai bisa dipesan sekarang melalui Google Play dan akan mulai dikirim di wilayah Australia, Kanada, Inggris, dan Amerika Serikat pada pertengahan Juli mendatang. Sayangnya Indonesia belum termasuk di dalam rencana pemesanan maupun peluncuran.

Produk Baru Google, Nexus Q

Pada acara Google I/O kemarin tidak hanya tablet Nexus 7 yang mencuri perhatian para peserta, namun sebuah perangkat bulat yang unik ikut mencuri perhatian para pengunjung. Perangkat tersebut adalah Nexus Q yang resmi diperkenalkan pertama kalinya oleh Google. Nexus Q merupakan perangkat media player yang memungkinkan Anda untuk melakukan streaming media dari layanan awan, akun Google, Play Store, dan Youtube ke perangkat Home Stereo atau HDTV di rumah Anda.


Anda dapat mengontrol Nexus Q melalui tablet atau smartphone Android milik Anda.
Selain itu, Nexus Q juga memiliki fungsi lain sebagai amplifier, mengijinkan pengguna untuk mengkoneksikan speaker eksternal untuk menerima power dari amplifier Nexus Q yang berkekuatan 25-watt. Kepala Pengembang Google, Joe Britt, mengatakan ''Para pengembang yang merancang amplifier pada Nexus Q adalah benar-benar pakar di bidang amplifier. Saya rasa akan ada banyak orang yang terkejut dengan keluaran suara yang dihasilkan amplifier dari Nexus Q saat menghubungkan seperangkat speaker''.

Google Nexus Q ditenagai dengan prosesor OMAP4460 yang sama dengan Galaxy Nexus dan RAM sebesar 1 GB. Dari sisi konektivitas, perangkat ini dilengkapi dengan fitur NFC, WiFi, Bluetooth, dan tidak ketinggalan port microHDMI. Perangkat ini merupakan perangkat elektronik pertama yang dikembangkan dan diproduksi langsung oleh Google. Pengembangan dan produksinya dilakukan di sebuah pabrik yang berjarak 15 menit dari markas Google di California. Para pertengahan Juli mendatang Nexus Q sudah mulai tersedia dengan banderol harga $299 atau sekitar 2,9 juta rupiah.

Fitur Terbaru Android 4.1 Jelly bean

Di event Google I/O hari ini, Google secara resmi meluncurkan OS barunya Android 4.1 Jelly Bean bersamaan dengan tablet Nexus 7. Meskipun evolusi dari ICS ke JB tidak memiliki perubahan sebanyak Gingerbread ke ICS, namun tetap menandakan perbaikan yang penting bagi Android itu sendiri.

Project Butter
Salah satu fitur terbesarnya adalah Project Butter, sebuah usaha yang sangat dalam oleh Google untuk memperbaiki performa dan waktu respons perangkat Android. Keseluruhan sistem berjalan di framerate 60 frame per detik sekarang, dan meskipun perbedaan tingkat milidetik ini kedengaran tidak penting, pastinya akan sangat terasa dalam pemakaian sehari-hari, apalagi jika Anda menjalankan Jelly Bean ke sebuah perangkat ICS, animasi akan lebih smooth dan cepat, serta respons perangkat dalam menangani input sentuhan akan terasa lebih cepat.

Home Screen

Home screen juga diberikan tweak, ditambahkan beberapa fitur baru seperti widget yang ukurannya berubah secara dinamis. Jika di layar Home ada ruang tersedia namun ikon apps Anda menghalangi jalan, widget akan mendorong mereka secara otomatis ke bagian sudut. Apps dan widget juga dapat disingkirkan dengan menjentikkan mereka keluar dari layar.

Kamera
Aplikasi kamera yang kemampuannya ditingkatkan di ICS (zero shutter lag) kembali ditingkatkan di Jelly Bean. Kini galeri sangat terintegrasi, memungkinkan Anda untuk dengan cepat melihat foto yang baru diambil dengan sapuan ke kiri. Anda dapat melakukan pinch to zoom untuk melihat seluruh foto dalam mode filmstrip.



Menghapus foto kini lebih mudah dengan menyapu gambar ke luar layar dan jika Anda secara tidak sengaja menghapus sebuah fotp, sebuah ketukan di tombol undo akan menghadirkan kembali foto tersebut. Foto dapat dibagikan melalui Google Beam serta pairing dengan Bluetooth dibantu oleh teknologi NFC.

Sistem Notifikasi
Satu yang paling berkesan adalah update ke sistem notifikasi yang sebenarnya di ICS pun sudah cukup bagus. Jika ada MMS muncul Anda apat melihat gambar dalam ukuran penuh tanpa meninggalkan area notifikasi. Anda bahkan dapat melakukan +1 di sebuah notifikasi dan gambar dari Google+. Pada dasarnya Google telah mengkombinasikan sistem notifikasi terbaik yang sangat interaktif dan inbox yang terpadu.

Fungsi Pencarian
Google Now dan fungsi pencarian yang diperbaiki juga merupakan salah satu update terbaik. Google Now memiliki antarmuka yang benar-benar baru dan akan merespon pertanyaan Anda dalam gabungan suara manusia yang impresif. Desain baru ini mempersonalisasikan hasil pencarian Anda berdasarkan histori pencarian pribadi Anda. Google Now kini cukup cerdas untuk mengetahui kapan Anda tiba di pemberhentian bis, atau memperingatkan jadwal penerbangan Anda yang di delay. Bahkan aplikasi ini akan memonitor kalender Anda dan memberitahu Anda untuk segera meninggalkan lokasi untuk berangkat ke tujuan Anda berikutnya. Singkatnya, Google tahu segalanya.

Jelly Bean akan tiba di perangkat Galaxy Nexus, Nexus S dan Motorola Xoom pertengahan Juli nanti, bersamaan dengan kode open source. Sedangkan para pengembang sudah bisa mencoba SDK-nya sekarang juga.

Sunday, 24 June 2012

ASUS Zenbook Prime


ASUS, sebagai salah satu pemain pertama, tetap teguh untuk mendominasi pasar Ultrabook. Maka pada ajang Computex 2012 yang lalu, ASUS memperkenalkan kepada dunia ultrabook kelas premium mereka ZENBOOK Prime.

Secara desain, tidak banyak yang berubah dari pendahulunya – ketipisannya masih 9mm di belakang dan 3mm di depan serta dengan bobot 1,1kg (UX21A) dan 1,3kg (UX31A). Namun bedanya, ZENBOOK Prime kini dilengkapi keyboard bergaya chiclet dengan fitur LED Backlit.

Prime yang hadir dalam dua pilihan ukuran, yakni 11,6 inci (UX21A) dan 13,3 inci (UX31A) dilengkapi layar full HD 1080p berteknologi panel IPS. Selain mempertajam visual, layar IPS juga memungkinkan viewing angle yang luas hingga 178 derajat sehingga lebih menyamankan saat konten disaksikan oleh banyak orang di waktu yang sama.

Tentu peningkatan performa juga diperhatikan oleh ASUS. Mereka menanamkan prosesor Intel Ivy Bridge yang dapat dipilih antara Core i7-3517U 1.9GHz dan Core i5-3317U 1.7GHz. Di sektor audio, ZENBOOK Prime menggunakan teknologi audio ASUS SonicMaster yang dikembangkan bersama-sama dengan Bang & Olufsen ICEpower.

Zenbook  UX31A 032 610x513 ASUS Zenbook Prime: Ultrabook Premium Super Tipis ultraportable news komputer

Untuk memenuhi janji ASUS terhadap konsep ultrabook yang ditawarkan oleh Intel, ZENBOOK Prime menawarkan respon spontan pada pengguna, dengan instant on 2 detik dari kondisi sleep. Prime juga memiliki waktu standby dalam mode S3 hingga 2 minggu, dan bahkan dapat diperpanjang hingga200 hari dalam modus S4. Pada masa standby tersebut, ASUS melengkapinya dengan fiturpelindung agar data tidak hilang. Efisiensi energi yang lebih baik juga menghasilkan masa aktif baterai hingga 7 jam.

ASUS Slimbook X Series



ASUS menyebutnya Slimbook. Tidak setipis Ultrabook, memang, tapi lebih portable dari notebook-notebook yang biasa kita temukan di pasaran. Seberapa tipis? Untuk model X301A (13 inci) dan X401A (14 inci) ketebalannya hanya 26,5mm, sedangkan model X401U (14 inci) mencapai 24mm.
Selain dimensinya yang ringkas, daya tarik terbesarnya terletak dari harganya. X Series ini dijual mulai dari harga Rp 2,999,999 saja! Atau dapat dikatakan harganya setara dengan Netbook.

Walaupun murah, desain dan fiturnya tidak murahan. Slimbook menawarkan pilihan warna menarik seperti Adapun Dark Blue, Ice White, Energetic Lime, dan Pink yang cocok untuk konsumen berjiwa muda.

Di segi fitur, X401 ini dilengkapi dengan teknologi IceCool membuat sisi palm rest tetap dingin meski lama digunakan. Demikian pula dengan touchpad intuitif luas yang halus serta kontrol multi-touch. Keyboard chiclet yang disediakan juga didesain agar menghadirkan pengalaman mengetik yang nyaman.

Slimbook juga diperkuat dengan audio berteknologi SonicMaster dengan speaker Altec Lansing. Untuk visual yang lebih jernih, ASUS Splendid tersedia. InstantOn untuk resume dalam 2 detik dan standby hingga selama 2 minggu juga hadir di Slimbook.



asus slimbook 1 ASUS Slimbook  X Series: Notebook Tipis dengan Pilihan Terjangkau  news notebooklaptop komputer

AWARE 2

AWARE 2 memang bukan kamera gigapixel pertama di dunia, tapi kamera ini adalah kamera dengan resolusi gigapixel pertama di dunia yang memiliki ukuran paling ringkas dan relatif portabel untuk saat ini.

Dilihat dari rancangan bodinya, AWARE 2 masih jauh dari kata sempurna. Namun kecanggihan teknologi yang dimilikinya sangat mengagumkan. Kamera ini mengemas 98 buah microcamera beresolusi 14 megapixel, lensa spherical dan microprosesor berkecepatan tinggi untuk mengolah data gigapixel dengan cepat. Para pengembangnya juga mengatakan, bahwa mereka berencana untuk menambahkan microcamera di produk berikutnya, sehingga dapat menghasilkan foto dengan resolusi hingga 50 gigapixel!

AWARE 2 gigapixel 2 610x303 AWARE 2: Kamera Gigapixel Paling Mungil Di Dunia news foto video

Jadi hasil tangkapan dari microcamera tersebut akan diolah dan digabungkan menjadi satu gambar yang amat besar. Foto berukuran ekstra besar ini akan bermanfaat untuk penelitian dan keperluan lain. Contoh skenarionya, peneliti kehidupan hewan akan dapat mengambil foto yang lebih detail dengan lebih cepat karena satu foto dapat ditelaah dengan sangat mendalam. Pada kamera biasa, hewan berukuran kecil mungkin tidak akan tertangkap kamera jika tidak diambil dari jarak dekat. Tapi dengan resolusi gigapixel, gambar dapat diperbesar sedemikian rupa sehingga benda yang kecil akan terlihat besar jika dilihat dalam ukuran yang sebenarnya.

AWARE 2 gigapixel 1 610x403 AWARE 2: Kamera Gigapixel Paling Mungil Di Dunia news foto video

Seiring dengan perkembangan dan kecanggihan teknologi saat ini, kami sangat berharap AWARE 2 ini akan memiliki sejarah seperti komputer. Ketika komputer pertama kali ditemukan, ukurannya sangat besar dengan kecanggihan yang sangat terbatas namun tetap terlihat canggih di jamannya. Dan coba Anda lihat sekarang, komputer telah hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari desktop hingga Ultrabook yang berbodi langsing. Ditambah lagi semuanya dirancang dengan teknologi-teknologi yang mempermudah kehidupan manusia. Jadi tidak mustahil rasanya jika di masa yang akan datang, AWARE 2 akan hadir dalam kemasan seperti sebuah kamera DSLR namun memiliki sensor dengan resolusi Gigapixel.

Saat ini kamera gigapixel akan dijual untuk kalangan terbatas di kisaran harga US$100.000 atau sekitar hampir 1 milyar rupiah. Seperti produk teknologi lain, harganya akan semakin terjangkau seiring berjalannya waktu.

Wearnes LitePAD LP-811

Wearnes lewat seri LitePAD LP-811, dilengkapi dengan layar 8 inci 3D yang diklaim merupakan pertama di Indonesia.

Tablet PC ini memiliki layar HD 1280×768 piksel dengan rasio wide screen 16:9. Sayangnya, meski sudah memiliki layar 3D, Wearnes belum membekali LP-811 ini dengan kamera stereo yang juga dapat menciptakan imaji maupun video 3D. Kamera belakangnya hanya beresolusi 2MP sedangkan kamera depannya VGA. Sementara itu sistem operasi yang digunakan adalah Android Ice Cream Sandwich.
\
Berbagai film dan foto 3D bisa Anda simpan pada memori 1GB DDR3 dan 8GB Nand Flash. Jika dirasa masih kurang, sisipkan saja microSD yang mendukung hingga 32GB. Memindahkan tampilan layar ke TV bisa via port miniHDMI, sementara jika ingin berselancar internet di luar jangkauan hot spot WiFi, Anda harus menggunakan modem USB 3G tambahan. Kinerja dan tampilan LitePAD ini disokong oleh prosesor Cortex A9 berkecepatan 1Ghz, GPU Mali-400 128KB L2 Cache serta baterai Li-ion 5000mAH.

Jika Anda tertarik, Wearnes LitePAD LP-811 sudah bisa didapatkan dengan harga Rp.2,777,000 di toko-toko ponsel seluruh Indonesia. Namun ada promosi hingga 15 Juli mendatang berupa “cash back” sebesar Rp.277,000 plus microSD 16GB bagi 100 yang beruntung.

Apple iOS 6


Meski saat ini baru tersedia untuk para pengembang, namun menarik rasanya untuk melihat apa saja yang ada di dalam iOS 6.

Pertama, tentu saja, ada di antarmuka atau tampilan yang jauh lebih segar. Sektor ini memang biasanya selalu menjadi perhatian awal pengembang OS untuk memanjakan penggunanya. Selain itu, berbagai fitur seperti Passbook untuk melacak Boarding Pass, layanan berbagi Photo Stream hingga integrasi mendalam dengan Facebook, telah terdapat di OS yang akan didukung oleh iPhone, iPad 2 & New iPad serta iPod Touch tersebut.

ios6maps Apple iOS 6: Menawarkan Antarmuka & Beragam Fitur Baru news ios iphoneipad aplikasi

Sektor navigasi juga tak luput dari pengembangan. Apple Maps yang digadang-gadang ingin menyaingi Google Maps tersebut, sudah dilengkapi dengan turn-by-turn navigation, tampilan bangunan 3D serta beberapa fitur baru lainnya.

Asisten pribadi Siri pada akhirnya bisa diimplementasikan di iPad pada iOS 6 ini. Apple menjelaskan bahwa terdapat sekitar 200 update pada Siri yang menjadikannya lebih “cerdas”, termasuk dukungan terhadap lebih banyak konten serta kemampuan menjawab pertanyaan pengguna. Tambahan dukungan bahasa yakni Korea & Mandarin tentu juga merupakan kabar baik.

Dengan integrasi lebih jauh pada Facebook, Anda bisa berbagi foto hingga aplikasi langsung ke Timeline hanya dengan beberapa langkah. Apple juga menyediakan opsi sinkronisasi dengan daftar kontak Facebook sehingga kontak Anda akan selalu up-to-date secara otomatis.



App Store juga mengalami pembaharuan, dengan tersedianya tombol “Like” sehingga pengguna bisa mengetahui aplikasi apa yang direkomendasikan oleh pengguna lain. Sedangkan dengan fitur Do Not Disturb, Anda dapat menolak panggilan telepon atau SMS. Sehingga smartphone tidak akan menyala atau bergetar saat panggilan dan SMS masuk. Apple juga memperbaharui fitur Face Time agar dapat menggunakan koneksi seluler sehingga Anda tak perlu lagi bergantung pada WiFi.

Nah, berikutnya ada pada iTunes dengan fitur baru Match yang akan menyamakan musik dari iTunes Library Anda dengan trek yang sama pada server Apple, sehingga Anda bisa memainkan musik itu dari device iOS dengan mengunduhnya ke perangkat Anda lalu memutarnya secara streaming. Jelasnya bisa Anda lihat pada video berikut.



Rencananya, iOS 6 akan hadir untuk konsumen pada Oktober mendatang, atau kurang dari 4 bulan lagi. Menariknya, meski belum diedarkan luas, iOS 6 sudah berhasil di-jailbreak pada iPod Touch!

WhatsApp Plus







Jika termasuk pengguna setia WhatsApp, Anda pasti telah mencoba versi terbarunya yang dilengkapi berbagai fitur kostumisasi menarik seperti mengganti background wallpaper pada jendela chat dan memberikan logo icon pada grup. Tetapi jika fitur yang ada masih kurang, kini hadir WhatsApp Plus yang merupakan hasil karya seorang modder bernama Rafalense.


WhatsApp Plus merupakan versi modifikasi dari WhatsApp yang hadir dengan menawarkan beragam kostumisasi untuk mempercantik tampilan WhatsApp. Dengan WhatsApp Plus, Anda tidak hanya dapat memasang background wallpaper tapi juga melakukan banyak hal lainnya. Beragam kustomisasi yang dapat dilakukan antara lain seperti mengganti warna huruf pada bagian Chat, Contact dan Conversation, mengganti model chat box dari agak bulat menjadi persegi, menambahkan warna pada bagian header hingga mengganti warna icon notifikasi WhatsApp.

WhatsApp Plus saat ini baru tersedia untuk platform Android, namun sayangnya sementara ini belum tersedia di Play Store. Jika ingin mencobanya, Anda dapat mengunduhnya di sini. Sebagai catatan, untuk menginstall WhatsApp Plus, Anda terlebih dahulu harus menghapus aplikasi resmi WhatsApp pada perangkat Android.

MSI GT70







Seri GT70 sebenarnya telah dirilis beberapa bulan yang lalu, namun tampaknya MSI merasa kurang puas dan meningkatkan spesifikasinya lebih hebat lagi. Untuk membuat para gamer hardcore tergiur, MSI menyematkan GT70 dengan kartu grafis terkuat khusus notebook saat ini, NVIDIA GeForce GTX675M.

MSI memang tidak menyebutkan secara rinci prosesor apa yang digunakan, namun kami perkirakan GT70 ini ditenagai oleh prosesor Intel Core i7 yang sama digunakan di generasi sebelumnya. Kinerjanya pun dipercaya lebih lancar menggunakan motherboard dengan chipset Intel HM77.

Fitur-fitur yang ditanamkan MSI ke laptop gaming premium berukuran layar 17,3-inci ini juga cukup membuat kami berdecak kagum. Di bagian keyboardnya, MSI bekerja sama dengan SteelSeries untuk menyertakan sebuah keyboard gaming berfitur LED Backlight. Jika Anda belum tahu, SteelSeries memang sudah tersohor dalam menciptakan keyboard gaming berkualitas. Selain itu MSI juga menanamkan fitur eksklusifnya, KillerE2200 Game Networking, untuk mengoptimalkan koneksi internet saat bermain game online. Penggunaan speaker Dynaudio dengan fitur THX Surround Sound juga dipercaya akan menyuguhkan audio yang bertenaga.

Jika ukuran 17,3-inci dirasa terlalu besar, MSI juga mengeluarkan GT60 yang berukuran layar 15,6-inci dengan spesifikasi yang tidak jauh berbeda – hanya sedikit pengurangan konektivitas saja. Dikabarkan bahwa notebook gaming monster, GT70, ini akan dilepas di kisaran harga US$3000, sedangkan adiknya, GT60, dibanderol skitar US$ 2600.


Source