Pages

Showing posts with label Smart Phone. Show all posts
Showing posts with label Smart Phone. Show all posts

Friday, 1 June 2012

OmniVision OV16820 & OV16825

Belum lama ini, OmniVision mengumumkan kehadiran 2 buah sensor kamera baru yang memiliki resolusi sangat besar di kelas smartphone, yaitu OV16820 & OV16825 .Sebuah smartphone yang mengadopsi sensor ini nantinya dapat mengambil foto dengan resolusi maksimum 16MP lengkap dengan kemampuan burst photography dan perekaman video berkualitas QFHD 4608×3456 piksel!

Di sensor tersebut tertanam arsitektur 1.34-micron OmniBSI-2 pixel berperforma tinggi, yang sanggup merekam video hingga resolusi Quad Full High Definition (QFHD) dengan kecepatan hingga 60 fps. Artinya, video yang Anda rekam masih cukup tajam jika diputar secara slo-mo, atau gerakan lambat.

Dengan sensor yang besar, Anda akan lebih leluasa dalam mengambil gambar. Jika Anda mengejar resolusi tinggi, gunakan opsi rekam 4608×3456 dengan kecepatan 30fps. Tetapi jika Anda ingin membuat film dokumenter atau slow motion dengan obyek tetap terlihat detil, maka gunakan opsi 4K2K dengan resolusi 3840×2160, atau Full HD “standar” 1080p, yang akan direkam dalam kecepatan 60fps. Ya, dengan resolusi QFHD, video 1080p bisa jadi akan terasa “standar” untuk diterapkan pada smartphone – atau handycam sekalipun – di masa mendatang.

Belum ada informasi vendor mana yang berminat untuk menanamkan sensor ini sebagai bagian dari produk mereka. Satu hal yang pasti, kemampuan rekam menakjubkan yang dimiliki sensor ini tentu akan melambungkan harga jualnya lebih tinggi lagi dari harga sekarang. Namun, kemajuan teknologi seperti ini patut kita apresiasi.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang 2 sensor baru kamera besutan OmniVision tersebut, silakan klik tautan ini.

S Nexian Five A5000

S Nexian baru-baru ini merilis seri Five, yang diposisikan secara jelas sebagai lini terbaru tablet Android mereka. S Nexian Five yang “masih” bersistem operasi Gingerbread ini juga memiliki fitur TV Analog yang memang cocok disaksikan di layar berukuran 5-incinya. Untuk menelepon Five menggunakan jaringan Dual GSM 900/1800 MHz plus koneksi jaringan data WCDMA 2100 MHz, atau yang lebih akrab disebut dengan 3.5G. Selain itu vendor lokal yang Go International ini menyertainya dengan HSDPA, WiFi dan GPS/A-GPS.

S Nexian juga melengkapi Five yang memiliki ketebalan 12.2mm serta bobot 276.3 gram ini dengan kamera utama 5MP di bagian belakang, plus satu kamera tambahan di bagian depan. Kamera tambahan dengan resolusi VGA ini akan membantu Anda dalam berkomunikasi visual dua arah menggunakan SKYPE. Penggunaannya pun akan lebih optimal karena Five telah menjalin kerja sama resmi yang ditunjukkan lewat aplikasi pre-loaded SKYPE.

Di sektor hardware, S Nexian masih mempercayakan urusan proses data pada chipset MTK dengan kecepatan prosesor 650MHz, yang ditunjang dengan RAM & ROM dengan besar masing-masing 4MB. Untuk memberinya tenaga, serta baterai berkapasitas 1800mAh. Jika Anda merasa kepincut, cukup siapkan uang sebanyak Rp.1,799,000 untuk menebusnya (selama masa promosi) dengan bundling kartu perdana Telkomsel berbonus paket data sebesar 250MB/bulan gratis selama 12 bulan.

Sony XPERIA go & acro S

Sony Xperia go memiliki layar 3.5 inci dengan Reality Display dan ditenagai oleh Mobile BRAVIA Engine. Anda pernah merasa kesulitan dalam menavigasi layar sentuh ketika ujung jari basah? Layar kaca mineral antigores dengan wet finger tracking akan menjamin hal itu tidak akan Anda temui di seri Xperia go maupun acro S. Kamera 5MP yang membawa fitur fast capture akan membantu Anda untuk mengaktifkan kamera dari modus tidur hanya dalam waktu kurang dari 2 detik.


Sony mengklaim tingkat ketahanan tertinggi terhadap debu dan air untuk smartphone berkat IP67 Rating yang dimiliki go. Sementara untuk kinerja, digunakan prosesor dual core 1GHz sebagai otaknya. Namun, OS yang digunakan masih Android 2.3 Gingerbread meski Sony nantinya akan menyediakan opsi upgrade menuju Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Smartphone yang akan diluncurkan di AS dengan nama Xperia advance ini akan tersedia dalam pilihan warna Black, White dan Yellow.

Sementara itu Xperia acro S memiliki ukuran layar lebih luas, yakni 4.3 inci HD Reality Display, tentu saja masih dengan kaca mineral yang tangguh untuk perlindungan maksimal. acro S juga sudah mampu merekam video full HD 1080p dari kamera 12MP yang dibawanya, plus HD video chat. Teknologi NFC pada acro S memungkinkan Anda dengan mudah membuka aplikasi hanya dengan satu sentuhan melalui Xperia SmartTag. Sementara hadirnya PlayStation Certified akan membawa Anda pengalaman lebih dengan game-game khas PlayStation.


Tak seperti Xperia go, acro S yang dipersenjatai dengan prosesor dual core 1.5GHz tersebut sudah membawa Android 4.0 Ice Cream Sandwich sebagai sistem operasinya. Juga akan tersedia dalam 3 warna yakni Black, White dan Pink, baik go maupun acro S akan mulai bisa dimiliki secara global pada kuartal III mendatang.

Friday, 25 May 2012

LG Optimus L7 dengan Harga Menarik



Mengandalkan desain menarik dan fitur canggih, LG optimis seri L7 ini akan menjadi smartphone mereka yang paling populer.

LG Optimus L7 ini memiliki desain premium dengan ketipisan hanya 8,7mm, serta sudut-sudut metalik yang elegan berwarna hitam pekat atau putih. LG mengklaim Optimus L7 ini sebagai ponsel terbesar terbesar di kelasnya, dengan layar berukuran 4,3-inci yang dilapisi Gorilla Glass.

Di bagian antarmukanya, OS ICS yang digunakannya menawarkan fitur recent application serta kemampuan untuk memperbesar dan memperkecil widget. Tidak hanya itu, LG juga menawarkan fitur kunci layar yang baru: Anda hanya perlu menggeser gambar gembok pada layar atau menarik ikon aplikasi untuk langsung menggunakannya pada saat layar terkunci.

Nah, selama masa promo LG menawarkan Optimus L7 dengan harga yang cukup fantastis, yakni hanya Rp 2,999,000. Namun Anda musti cepat karena pre-order ini hanya berlangsung dari tanggal 22 – 28 Mei saja. Untuk informasi lebih lengkap mengenai promo pre-order ini silakan kunjungi laman www.mylgmobile.com.

Samsung GALAXY Proclaim


Dengan cita rasa desain lebih “tinggi” dibanding GALAXY y CDMA, Proclaim yang masih menganut Gingerbread sebagai sistem operasinya tersebut diperuntukkan pada kelas menengah. Pada gambar bisa dilihat, Proclaim masih mempertahankan kontur timbul di bagian casing terutama sisi belakang, untuk mengantisipasi tangan yang mudah berkeringat agar tidak licin.

Layar 3.5 inci HVGA dengan resolusi 320×480 pixel siap menampilkan antarmuka khas Samsung, yakni ToucWiz. Yang menarik, meski akan dibanderol di posisi harga di bawah Rp 2 juta (sekitar $180 atau Rp 1,7 jutaan), Proclaim sudah menggunakan prosesor 1GHz sebagai otaknya.

Di sektor multimedia, terdapat kamera 3MP yang “berdiri sendiri”, alias tidak ditemani lampu kilat. Hasil foto maupun video dapat ditampung pada memori internal yang cukup lega untuk smartphone di kelasnya, yakni 1GB dengan opsi penambahan via microSD.

Urusan koneksi, selain fitur standar seperti WiFi (plus tethering) dan Bluetooth, Proclaim mampu berselancar di dunia maya menggunakan teknologi EVDO Rev.A, masih sama seperti pendahulunya, dengan kecepatan maksimum 3.1Mbps. Sementara untuk daya tahan baterai, kapasitas 1500mAh nampaknya akan memberikan Anda waktu aktif standar saja, karena memang tidak termasuk baterai berkapasitas besar.


Samsung Focus 2 & Omnia M



Samsung rupanya cukup jeli melihat peluang lebar di Windows Phone yang menawarkan keunggulan serta ciri khas tersendiri. Dua varian tersebut adalah Samsung Focus 2 dan Omnia M.


Focus 2 merupakan smartphone Windows Phone pertama Samsung yang telah membawa teknologi LTE (Long Term Evolution). Membawa Windows Phone 7.5 Mango terbaru, Focus 2 mengandalkan layar 4 inci berteknologi Super AMOLED resolusi 800×400 piksel yang tentu saja akan memanjakan mata. Sementara itu, otaknya mengandalkan prosesor single core 1.4GHz.

Kamera 5MP dengan kemampuan rekam video HD 720p serta kamera depan VGA akan mengandalkan memori 8GB internal untuk menampung hasil kreasi penggunanya. Dengan spesifikasi seperti ini, nampaknya Samsung akan melepas Focus 2 dengan harga yang relatif terjangkau. Kami prediksi harganya tidak lebih dari Rp 3 juta agar dapat bersaing di pasaran.

samsung omnia M Samsung Focus 2 & Omnia M: Duet Smartphone Mango Layar Super AMOLED smartphone news mobile gadget

Sementara itu, Omnia M yang memiliki bentang layar, resolusi serta penggunaan teknologi yang sama persis dengan Focus 2, yakni 4 inci Super AMOLED (800×480 piksel), nampaknya akan berpeluang untuk beredar di Tanah Air. Selain soal layar, OS Windows Phone 7.5 Mango, kamera 5MP (plus flash) serta prosesor 1GHz juga mirip dengan Focus 2.

Perbedaan baru ditemui tentu saja terutama di sisi desain. Selain itu, Omnia M yang memiliki RAM 384MB tersebut akan menampung data-data Anda di kapasitas yang lebih kecil, yakni hanya setengahnya saja alias 4GB dibandingkan dengan Focus 2. Selain itu, untuk konektivitas data, masih mengandalkan 3G dan HSDPA.

Mengenai harga, kami memprediksi smartphone yang memiliki ketebalan 10.5mm serta bobot 119g ini akan dibanderol dengan kisaran harga Rp 2,5 juta. Sekali lagi, strategi harga perlu diterapkan di sini demi kepentingan edukasi (dan penetrasi) pasar terhadap OS Windows Phone serta persaingan dengan vendor lainnya.

Blackberry Curve 9830: Menggunakan Layar Sentuh



Sebagai salah satu anggota baru dalam jajaran ponsel pintar Blackberry seperti halnya Blackberry Bold 9790, Curve 9380 juga akan menggunakan sistim operasi Blackberry 7 serta layar 3.2 inchi beresolusi tinggi HVGA+ (480 x 360 pixels).

Hanya saja walaupun mengadopsi desain full layar sentuh, fasilitas dan fitur yang dihadirkan dalam varian Blackberry terbaru ini tetap mencirikan ‘curve’ yang ditujukan untuk segmen menengah. Pasalnya, jika type Blackberry Bold 9790 yang keluar bersamaan sudah dibekali dengan prosessor 1GHz, ponsel yang juga menggunakan trackpad ini hanya dibekali dengan prosessor 806 MHz, 512MB RAM serta kapasitas memori internal 512MB yang bisa diekspansi dengan microSD maksimal 32GB.


Dalam Blackberry Curve 9830 RIM membekali dengan fitur kamera 5 megapiksel yang juga bisa digunakan untuk merekam video VGA. Sarana koneksi yang disediakan dalam ponsel pintar berdimensi 109 x 60 x 11.2 mm ini cukup lengkap, dukungan untuk jaringan GPRS, EDGE, 3G HSDPA, HSUPA, WLAN dan juga NFC, ditambah lagi sarana transportasi data dengan Bluetooth dan kabel data USB. Kabarnya, Curve 9830 juga akan diluncurkan 25 November 2011 mendatang bersamaan dengan Blackberry Bold 9790. Hanya saja RIM masih belum memberikan informasi resmi tentang kisaran harga untuk Curve ciamik versi layar sentuh ini.

BlackBerry Curve 9320


BlackBerry Curve 9320 masih menggunakan BlackBerry OS 7.1 terbaru, 9320 dibekali layar 2.44 inci beresolusi 320×240 piksel dengan kedalaman 65 ribu warna yang cukup nyaman untuk digunakan dalam berinteraksi dengan jejaring sosial Anda, termasuk BBM yang tersohor itu.

Tentu saja, papan QWERTY penuh khas BlackBerry akan tetap hadir di bodinya yang memiliki ketebalan 12,7mm dan bobot 103 gram ini. Optical trackpad masih dipertahankan untuk membantu Anda saat menavigasi menu di layar, sementara kamera 3.2MP (2048×1536 piksel) plus lampu kilat LED tersemat di sisi belakang yang bisa Anda maksimalkan untuk berbagi situasi terkini dengan kerabat. Kinerjanya akan ditopang oleh baterai berkapasitas 1450 mAh yang dapat digunakan berbicara terus menerus hingga 7 jam.

Urusan memori, RIM memberikan 512MB untuk ROM, 512MB RAM serta opsi ekspansi menggunakan microSD hingga 32GB. Berbeda dengan Davis (Curve 9220) yang hanya mampu memaksimalkan data EDGE untuk koneksi jaringannya, 9320 sudah mengadopsi HSDPA yang mampu memberikan Anda kecepatan browsing hingga 7.2Mbps, tanpa melupakan WiFi 802.11 b/g/n untuk berselancar memanfaatkan hot spot.

Masih sama dengan pendahulunya juga, 9320 akan mengandalkan BBM key sebagai salah satu daya penarik calon konsumen. Sayangnya, tidak seperti Gemini yang memiliki banyak pilihan warna, 9320 hanya akan tersedia dalam 1 pilihan warna saja yakni hitam. Tak heran sih, namanya juga “Black”Berry. Kami prediksi, 9320 akan dilepas di pasar Indonesia paling lama awal Juni dengan kisaran harga Rp 2,5 juta.

Nokia Lumia 610




Nokia Lumia 610 merupakan produk Windows Phone yang ditujukan bagi para pemula yang ingin berkenalan dengan platform smartphone besutan Microsoft ini.

Sesuai misinya yang menyasar para ‘pemula’ dan kawula muda, Nokia Lumia 610 dihadirkan dengan warna pilihan cerah (cyan, magenta, hitam, dan putih) yang diminati kaum muda yang mewakili sebagian besar para pemula. Dalam situs resmi Nokia Europe pilihan warna cerah ini mereka sebut sebagai ‘delicious colours’. Dikutip dari situs resmi Nokia, Lumia 610 dibekali dengan prosesor Qualcomm Snapdragon S1 800MHz, RAM 256MB, memori internal 8GB tanpa slot MicroSD, dan berjalan dengan Windows Phone 7.5 (Mango). Dalam situs Nokia Conversation dipaparkan bahwa kelebihan Nokia Lumia 610 terletak pada penggunaan energi dan memori yang lebih irit ketimbang Lumia lainnya sehingga akan membuat para ‘pemula’ yang gandrung akan Internet bisa lebih leluasa berselancar di dunia maya.



Sebagaimana Lumia lain pendahulunya, Nokia Lumia 610 ini juga menyediakan akses mudah berselancar dengan bantuan Bing dan Internet Explorer 9. Kegiatan berinteraksi via jejaring sosial juga bisa dilakukan dengan cepat dari homescreen. Nokia Lumia 610 juga kompatibel untuk mengakses Nokia music yang menyediakan lebih dari 14 juta list lagu dari 38 negara serta ketersediaan channel radio dari lebih dari 15 negara. Selain Nokia Music, Nokia Reading juga bisa diakses dari Nokia Lumia 610. Layanan ini pastinya akan lebih bermanfaat mengingat para pemula yang sebagian besar kaum muda yang haus akan informasi dan berita terbaru.

Ponsel pintar yang memiliki layar 3,7 inci beresolusi 800×480 piksel ini juga dilengkapi fitur kamera 5MP dengan LED Flash. Sama halnya dengan Lumia terdahulu (710 dan 800) 610 pun tidak dibekali dengan fasilitas kamera depan. Kabarnya Nokia Lumia 610 akan dibanderol dengan harga 250 dollar AS (atau sekitar Rp 2,3 juta) dan akan dipasarkan pertama kali di Inggris pada kuartal dua tahun 2012 dengan negara lain mengikuti setelahnya.

Spesifikasi Nokia Lumia 610
Jaringan: WCDMA 850/900/1900/2100, GSM/EDGE 850/900/1800/1900
Layar: 3.7” WVGA (800×480) TFT capacitive touch LCD display
OS: Windows Phone 7.5
Memory: 256MB RAM, 8GB storage
Kamera: 5Mpix auto-focus, LED flash, Video MPEG-4 VGA @ 30 fps
Konektivitas: WLAN 802.11 b/g/n, HSDPA 7,2Mbps, Bluetooth 2.1, A-GPS, micro-USB connector, 3.5mm AHJ connector
Prosesor: 800 Mhz Single Core / Qualcomm Snapdragon S1
Baterai: 1300 mAh
Ukuran/Berat: 119.24mm x 62.18mm x 11.95mm (LxWxT) / 77.6cc / 131.5g (with battery)

Friday, 4 May 2012

Samsung GALAXY S III


Samsung mengumumkan secara resmi kehadiran Samsung GALAXY S III di ajang Samsung Unpacked 2012 di London.

Satu keistimewaan S III terletak pada pendekatan desain dan rancangannya yang lebih berorientasi pada pengguna. GALAXY S III dapat mengenali wajah, gerakan dan suara penggunanya.
Melalui fitur “Smart Stay”, kamera S III akan mendeteksi mata Anda dan menyesuaikan setting layar sesuai kegiatan yang sedang dilakukan. Juga ada fitur “S Voice” yang dapat mendengar dan menangkap ucapan Anda. Dengan “S Voice”, Anda bisa memutar lagu, menaik-turunkan volume, mengirim SMS dan email, mengatur jadwal atau mengaktifkan kamera, hanya dengan suara.

Sekilas mirip fitur SIRI yang ada iPhone 4S. Tapi karena belum mencobanya langsung, kami tidak bisa berkomentar lebih lanjut. Fitur “Smart Alert” akan menerjemahkan gerakan Anda. Misalnya Anda sedang mengetik SMS tapi memutuskan ingin menelpon orang tersebut, cukup dekatkan S III ke telinga dan ponsel akan langsung menelpon orang tersebut. Begitu juga jika ada missed-call, S III akan bergetar otomatis saat Anda mengangkatnya.

Dari sisi spesifikasi, smartphone Android kelas atas dari Samsung ini akan dipersenjatai Android 4.0 atau Ice Cream Sandwich dan prosesor quad-core Cortex A9 1,4GHz dengan chipset Exynos 4212 Quad. Untuk layarnya, Samsung GALAXY S III menggunakan layar Super AMOLED HD (1280×720 pixel) berukuran 4,8 inci. Ini merupakan ukuran layar terbesar di jajaran Samsung GALAXY. Kinerja kamera juga mendapat perhatian khusus. Untuk kamera belakang, S III menghadirkan kamera 8 megapixel dengan fitur HDR, flash dan performa yang cepat tanpa lag. Sedangkan kamera depan telah mendukung resolusi 1,9 megapixel yang mampu merekam video HD. Kapasitas baterai yang diberikan juga cukup besar, mencapai 2100mAh.

Deretan fitur GALAXY S III masih berlanjut. Anda akan menemukan NFC, AllShare Cast (menghubungkan S III ke TV secara wireless), AllShare Play (berbagi file antar smartphone, tablet, PC dan TV), Group Cast (berbagi informasi yang ada di layar ke beberapa perangkat lain melalui jaringan Wi-Fi), S Beam (berbagi file hanya dengan menyentuhkan S III ke ponsel S III yang lain), Wi-Fi Channel Bonding (penggandaan bandwith jaringan Wi-Fi), Pop Up Play (memutar video di layar sambil menjalankan aplikasi lain seperti email atau web secara bersamaan).

Samsung GALAXY S III akan hadir dalam dua versi: versi LTE (khusus AS) dan versi HSPA+ (internasional). Teman-teman kita di Eropa akan mendapat kesempatan pertama untuk memilikinya pada akhir bulan Mei ini, disusul negara lain. Untuk Indonesia, masih belum ada jadwal yang pasti. Sedangkan masalah harga, Samsung GALAXY S III akan dijual seharga 499 poundsterling atau sekitar Rp 7 juta.

Friday, 9 March 2012

Samsung GALAXY Pocket


Datang dengan OS Android versi 2.3 Gingerbread, Pocket memiliki layar yang terbilang mini untuk sebuah smartphone zaman kini, hanya 2.8 inci QVGA saja dengan resolusi 240×320 piksel. Meski begitu, Samsung tak berani “bermain api” dengan menyematkan prosesor ala kadarnya. Buktinya, otak kinerja yang ditanam sudah berkecepatan 832MHz.

Memori internalnya juga sudah “lumayan” untuk device sekelasnya, yakni 3GB yang tentu saja dapat ditingkatkan dengan menyelipkan microSD. Cukup untuk menampung foto dari kamera 2MP miliknya. Selain itu, konektivitas nirkabel Bluetooth 3.0 siap mentransfer data Anda dengan lebih cepat ke perangkat lain, atau gunakan USB 2.0 jika ingin mengomunikasikannya dengan PC. Untuk berinternetan gratis via hot spot tak perlu khawatir, karena WiFi 802.11 b/g/n tidak ketinggalan hadir di smartphone yang akan diluncurkan pertama kali bulan ini di Italia tersebut.

Meski belum ada kisaran harga yang dirilis, namun kami memprediksi Pocket akan dilepas dengan harga yang benar-benar bersahabat untuk kantong, yakni Rp 700 ribuan. Jika prediksi kami tidak meleset, maka siap-siap saja untuk mengantre panjang ketika kelak diluncurkan di Indonesia (setelah Italia, menyusul negara-negara Eropa lainnya, Amerika Latin, lalu baru masuk Asia dan Timur Tengah). Spesifikasi lebih lengkap dapat dilihat pada gambar di bawah.

samsung galaxy pocket spec Samsung GALAXY Pocket: Android Ramah di Kantong smartphone news mobile gadget

Mobiado Grand Touch Aston Martin


Seperti jajaran smartphone Grand Touch sebelumnya yang mengadopsi ponsel-ponsel tersohor, versi Aston Martin ini menggunakan case dengan bahan premium dan amat mahal. Mobiado menggunakan bahan aluminum solid dan bahan kuningan bersepuhkan emas kuning serta emas warna rose. Anda juga bisa menyelipkan kayu ebony atau mutiara jika menginginkannya.

Mobiado Grand Touch Aston Martin Mobiado Grand Touch Aston Martin: Smartphone Premium dengan Sentuhan Mobil Mewah smartphone news mobile gadget

Untuk spesifikasi, Grand Touch Aston Martin tergolong rata-rata dan jauh dari yang terdepan. Smartphone mewah ini dilengkapi layar 4 inci WVGA dan prosesor 1GHz, yang ditunjang dengan RAM 512MB dan memori internal 16GB. Kamera 5MP di belakang (dan VGA di depan) akan memenuhi kebutuhan foto maupun rekam video penggunanya. Meski masih menggunakan Android versi 2.3 (Gingerbread), tersedia opsi upgrade ke Ice Cream Sandwich di masa mendatang.

Meski belum diumumkan harga rilisnya, namun smartphone yang tersedia dalam tiga pilihan warna; yellow gold, aircraft aluminum dan ebony wood ini sudah pasti akan menyandang label harga yang sangat mahal. Yang pasti, harganya sepertinya masih di bawah harga sebuah mobil Aston Martin.

Samsung GALAXY Player 70 Plus


Samsung GALAXY Player 70 Plus ini masih membawa layar sentuh 5 inci sebagai media interaksi pengguna. Prosesor Dual-core terebut di atas memiliki clock speed 1GHz sehingga sudah cukup cepat untuk memainkan berbagai file multimedia, baik secara single maupun multitasking. Peningkatan juga terjadi di sektor imaging yakni dengan kamera utama beresolusi 5MP.

Fitur lain yang dibawa oleh GALAXY Player 70 Plus di antaranya adalah Wi-Fi Dual Band yang dapat menangkap sinyal Wi-Fi lebih kuat, Bluetooth, radio FM, dan slot microSD untuk peningkatan kapasitas penyimpanan. Belum ada informasi mengenai versi OS Android yang dibawa, namun kemungkinan besar sudah versi terbaru yakni ICS 4.0. Sedangkan baterai yang digunakan berkapasitas 2500mAh di atas kertas akan membuatnya lebih tahan lama dibandingkan smartphone dengan spesifikasi serupa.

PMP ini akan dijual di Korea Selatan dalam waktu dekat dengan 2 pilihan memori internal dan harga, yakni 16GB berbanderol 399 ribu Won (sekitar Rp 3,4 jutaan atau $357) dan versi 32GB seharga 469 ribu Won (sekitar Rp 4 jutaan atau $419). Mengenai ketersediaannya di Indonesia, masih belum ada informasi resmi yang diberikan Samsung.


ZTE PF112



ZTE PF112 memiliki layar 4.5 inci HD beresolusi 1280×720 pixel (HD 720p). Tampilannya ini juga bisa dialihkan ke televisi via kabel MHL A/V link. Untuk kinerja, ZTE memercayakannya pada prosesor buatan Qualcomm Snapdragon S4, ditemani RAM 1GB, namun tak ada informasi mengenai clock speed yang dipunyainya.

PF112 juga dibekali dua buah kamera berkemampuan cukup lumayan: 8MP di bagian belakang dengan fungsi smile shot dan rekam video HD 720p, serta kamera depan 2MP untuk keperluan video chat. Semua hasilnya akan ditampung dalam memori internal 8GB yang bisa diekspansi hingga 32GB. Sisi multimedia makin terasa terutama di sektor audio. Anda akan menemukan fitur Dolby Mobile Sound Enhancement yang dapat mengoptimalkan keluaran suara lagu maupun film yang diputar.

Smartphone ini rencananya dilepas ke pasar tahun ini juga tanpa ada informasi harga jualnya. Meski begitu, seperti biasa, kami akan memberi estimasinya untuk Anda, yakni sekitar Rp 3,5 juta atau bahkan kurang dari itu. Sedangkan untuk spesifikasi lengkapnya bisa Anda lihat di bawah ini.

Spesifikasi
Dimensi: 130 x 66 x 8.5mm
Layar: TFT kapasitif 16 juta warna, 720×1280 piksel 4.5 inci (~326 ppi pixel density)
Memori: internal 8GB, 1GB RAM, eksternal microSD hingga 32GB
Data: GPRS, EDGE, HSDPA 21 Mbps; HSUPA 5.76 Mbps
Konektivitas: Wi-Fi 802.11 b/g/n, DLNA, UMA, Wi-Fi hotspot, Bluetooth v3.0 A2DP, EDR, microUSB (MHL) 2.0
Kamera: 8 MP (3264×2448), autofocus, LED flash, Geo-tagging, smile shot, video 720p@30fps, kamera depan 2MP
Dolby Mobile Sound Enhancement
Sistem Operasi: Android OS v4.0 (Ice Cream Sandwich)
Media player: MP4/H.263/H.264/WMV (video), MP3/eAAC+/WMA/WAV (audio)
Baterai: Li-Ion 1650mAh

Panasonic Eluga


Panasonic Eluga memiliki desain kotak persegi panjang yang agak kaku. Meski begitu ketipisan dan bobot ringannya patut diapreasiasi, yakni hanya 7.8mm saja berbanding 103g. Layar 4.3 incinya memiliki resolusi qHD 960×540 piksel alias belum HD, namun sangat mendominasi penampang depannya serta menggunakan teknologi OLED yang hemat pemakaian baterai.

panasonic eluga Panasonic Eluga: Elegan namun Tangguh smartphone news mobile gadget

Sistem operasinya tentu saja sudah yang terbaru, yakni Android 4.0 ICS. Eluga juga sudah disuntikkan teknologi Near Field Communications (NFC). Prosesor yang menjamin kestabilan kinerja Eluga dipercayakan kepada TI OMAP berkecepatan 1GHz yang sudah dual-core. Kapasitas memori internalnya berangka sama dengan resolusi kamera yang dibawanya, yakni 8GB dan 8MP. Jaringan yang digunakan adalah HSPA+ 4G sehingga siap diajak ngebut ketika berinternet.

Nah, bicara soal ketahanannya, bodi Eluga terbuat dari alumunium bersertifikasi IP57 yang tahan kotoran dan air sedalam 3 kaki selama 30 menit. Belum ada informasi mengenai harga jual dari smartphone yang memiliki arti Elegant, User-orientated Gateway tersebut, namun pasar Eropa-lah yang menjadi target penjualan perdana vendor asal Jepang ini.

Smartphone ini juga menjadi tonggak kembalinya Panasonic ke kancah smartphone dunia. Ini merupakan langkah strategis yang harus dilakukan, mengingat ponsel merek Jepang sendiri sudah menurun popularitasnya di Jepang akibat keagresifan merek non Jepang seperti Apple dan Samsung. Untuk Indonesia, sepertinya hampir satu dekade yang lalu kita terakhir melihat Panasonic memasarkan ponselnya secara resmi di tanah air. Semoga Panasonic tidak melupakan pasar Indonesia yang semakin manis untuk smartphone berbasis Android.

Asus Padfone


Asus Padfone yang berjalan di OS Android 4.0 Ice Cream Sandwich ini juga dilengkapi sebuah stylus pen headset yang dapat digunakan layaknya pulpen di atas layar 4.3 inci Super AMOLED beresolusi qHD 540×960 piksel miliknya. Pena ini juga dapat digunakan sebagai handsfree untuk menelepon.

Prosesor Snapdragon S4 Dual-Core berkecepatan 1.5GHz ini mendapat tenaga tambahan dari GPU Adreno 225 di sektor grafisnya. Selain kamera 8MP di belakang serta kamera VGA di depan, Padfone juga dilengkapi berbagai fitur seperti HDMI, GPS, A-GPS serta Bluetooth 4.0. Sesungguhnya Padfone sudah diperkenalkan pertama kali di ajang Computex 2011 tahun lalu.

Untuk menjaga daya tahannya agar tetap prima sepanjang hari, Padfone mengandalkan baterai berkapasitas 1520mAh. Namun jangan khawatir dengan daya tahan baterai. Begitu Anda menancapkannya ke Padfone Station, kapasitas baterai ini akan menjadi 9x lebih besar.

Dengan memasukkan Padfone ke Padfone Station, Anda dapat menggunakannya sebagai tablet dengan layar 10.1 inci. Untuk menyulapnya menjadi laptop, Anda tinggal “mengawinkannya” dengan keyboard dock seperti yang bisa disaksikan pada video teaser di bawah.






Spesifikasi
Sistem Operasi: Android v4.0 (Ice Cream Sandwich)
Prosesor: Chipset Qualcomm Snapdragon dual core 1.5 GHz Scorpion, GPU Adreno 225
Layar: Super AMOLED 540×960 pixels, 4.3 inci (~256 ppi pixel density)
Memori: Internal 16/32GB, RAM 1GB, eksternal microSD hingga 32GB
Data: HSDPA, HSUPA
Konektivitas: Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi hotspot, Bluetooth A2DP, microUSB 2.0
Kamera: 8MP (3264×2448), autofocus, LED flash, Geo-tagging, kamera depan VGA, Photo editor
Player: MP3/WAV/eAAC+ (audio), MP4/H.264/H.263 (video)
Baterai: Li-Ion 1520mAh
Dimensi: 128×65.4×9.2 mm
Bobot: 129 gram

Wednesday, 29 February 2012

Santa Clara


Orange Santa Clara ini menggunakan layar 4 inci HD resolusi 600×1024 piksel dan prosesor berkekuatan 1.6GHz Intel Atom Z2460. OS yang disuntikkan memang masih Android 2.3 Gingerbread, namun Orange menjanjikan ketersediaan upgrade ke Android 4.0 Ice Cream Sandwich “dalam waktu dekat”.

Kamera yang dibawanya sudah lumayan, resolusi 8MP yang mampu merekam video Full HD 1080p, serta memiliki fitur menarik yakni mode burst capture yang memungkinkan Anda memotret dengan cepat: 10 shot dalam waktu 1 detik saja!

Teknologi lain yang dibawa oleh Santa Clara adalah Near Field Communication (NFC) dan mobile wallet. Apakah “perkawinan” Android dengan Intel akan menghasilkan sesuatu yang baru dan lebih baik? Seharusnya, mengingat Intel adalah pemimpin dunia dalam hal prosesor dan chipset.

Walaupun mereka cukup lambat mengantisipasi pergerakan pesaingnya seperti Quallcomm yang telah cukup lama melesat di kancah dunia smartphone, tapi Intel tetap menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan. Apalagi jika ditilik keseriusan mereka untuk mengembangkan platform khusus untuk perangkat bergerak berukuran mungil seperti ponsel dan smartphone.

Tuesday, 28 February 2012

Nokia Lumia 610


Dalam ajang Mobile World Congress 2012 yang berlangsung di Barcelona, Spanyol Nokia memperkenalkan anak baru dalam jajaran smartphone Lumia berbasis Windows Phone bertajuk Nokia Lumia 610. Kabarnya, Nokia Lumia 610 merupakan produk Windows Phone yang ditujukan bagi para pemula yang ingin berkenalan dengan platform smartphone besutan Microsoft ini.

Sesuai misinya yang menyasar para ‘pemula’ dan kawula muda, Nokia Lumia 610 dihadirkan dengan warna pilihan cerah (cyan, magenta, hitam, dan putih) yang diminati kaum muda yang mewakili sebagian besar para pemula.

Dalam situs resmi Nokia Europe pilihan warna cerah ini mereka sebut sebagai ‘delicious colours’. Dikutip dari situs resmi Nokia, Lumia 610 dibekali dengan prosesor Qualcomm Snapdragon S1 800MHz, RAM 256MB, memori internal 8GB tanpa slot MicroSD, dan berjalan dengan Windows Phone 7.5 (Mango).

Dalam situs Nokia Conversation dipaparkan bahwa kelebihan Nokia Lumia 610 terletak pada penggunaan energi dan memori yang lebih irit ketimbang Lumia lainnya sehingga akan membuat para ‘pemula’ yang gandrung akan Internet bisa lebih leluasa berselancar di dunia maya.




Sebagaimana Lumia lain pendahulunya, Nokia Lumia 610 ini juga menyediakan akses mudah berselancar dengan bantuan Bing dan Internet Explorer 9. Kegiatan berinteraksi via jejaring sosial juga bisa dilakukan dengan cepat dari homescreen.

Nokia Lumia 610 juga kompatibel untuk mengakses Nokia music yang menyediakan lebih dari 14 juta list lagu dari 38 negara serta ketersediaan channel radio dari lebih dari 15 negara. Selain Nokia Music, Nokia Reading juga bisa diakses dari Nokia Lumia 610. Layanan ini pastinya akan lebih bermanfaat mengingat para pemula yang sebagian besar kaum muda yang haus akan informasi dan berita terbaru.
 
Ponsel pintar yang memiliki layar 3,7 inci beresolusi 800×480 piksel ini juga dilengkapi fitur kamera 5MP dengan LED Flash. Sama halnya dengan Lumia terdahulu (710 dan 800) 610 pun tidak dibekali dengan fasilitas kamera depan. Kabarnya Nokia Lumia 610 akan dibanderol dengan harga 250 dollar AS (atau sekitar Rp 2,3 juta) dan akan dipasarkan pertama kali di Inggris pada kuartal dua tahun 2012 dengan negara lain mengikuti setelahnya.

Spesifikasi Nokia Lumia 610
Jaringan: WCDMA 850/900/1900/2100, GSM/EDGE 850/900/1800/1900
Layar: 3.7” WVGA (800×480) TFT capacitive touch LCD display
OS: Windows Phone 7.5
Memory: 256MB RAM, 8GB storage
Kamera: 5Mpix auto-focus, LED flash, Video MPEG-4 VGA @ 30 fps
Konektivitas: WLAN 802.11 b/g/n, HSDPA 7,2Mbps, Bluetooth 2.1, A-GPS, micro-USB connector, 3.5mm AHJ connector
Prosesor: 800 Mhz Single Core / Qualcomm Snapdragon S1
Baterai: 1300 mAh
Ukuran/Berat: 119.24mm x 62.18mm x 11.95mm (LxWxT) / 77.6cc / 131.5g (with battery)


Sony XPERIA P & XPERIA U


Sony Xperia P membawa layar 4 inci sebagai “jendela” pengguna, beresolusi qHD 540×960 pixel dengan dukungan teknologi Reality Display. Prosesor dual core 1GHz telah ditanamkan untuk menunjang kinerja berbagai fitur di dalamnya, termasuk kamera 8MP yang dapat merekam video Full HD 1080p serta merekam foto panorama 2D/3D.

Sony tidak menyediakan slot microSD atau memori eksternal lainnya pada smartphone ini. Untungnya, Xperia P sudah menyediakan ruang sebesar 16GB untuk penyimpanan datanya. Spesifikasi lain seperti Bluetooth, WiFi, HDMI dan DNLA tentu tak lupa pula untuk dihadirkan.

Sony xperia U Sony XPERIA P & XPERIA U: Duet Gingerbread dengan Reality Display smartphone news mobile gadget

Bersamaan dengan seri P, Sony juga memperkenalkan Xperia U dalam menyambut Mobile World Congress 2012 ini. Sejatinya, seri P dan U tersebut masuk dalam rangkaian Xperia NXT Sony bersama dengan Xperia S. Nantinya jika ketiga ponsel ini disejajarkan akan membentuk seperti anak tangga di mana Xperia S yang paling tinggi, P di tengah dan U yang paling pendek, seperti dapat Anda lihat pada galeri gambar di bawah.

Seperti yang sudah kami sebutkan di awal, Xperia U juga masih menggunakan Gingerbread sebagai OS dengan layar 3.5 inci Reality Display dengaan resolusi 480×854 pixel. Prosesor dual-core dengan clock speed 1GHz yang digunakan juga identik dengan seri P di atas, dengan RAM 512MB.

Perbedaan terletak pada kemampuan multimedia. Kamera yang dibawa Xperia U “masih” beresolusi 5MP dengan kemampuan rekam video yang diturunkan menjadi 720p. Kamera depan untuk keperluan video chat juga hanya 0.3MP. Sektor memori juga mengalami penurunan, dengan kapasitas 8GB untuk keperluan simpan data dan fitur microSD slot yang absen.

Kedua smartphone ini akan hadir ada kuartal kedua tahun ini dengan ketidaktersediannya informasi mengenai harga. Tapi seperti biasa kami akan melakukan “hitung-hitungan” dengan desain dan spesifikasinya. Untuk kali ini, Sony Xperia P kami prediksi akan dilepas dengan harga Rp 3,5 jutaan sedangkan Xperia U di kisaran Rp 2,5 jutaan.

Samsung GALAXY Beam


Apa yang menarik dari produk mereka kali ini? Selain layar 4 inci beresolusi 800×400 piksel miliknya, Beam nampak berbeda dengan hadirnya proyektor HD built-in di sisi atas smartphone yang juga tersedia dengan warna kuning tersebut.

Proyektor ini sendiri mampu memvisualisasikan konten dengan lebar 50 kaki dan kekuatan ultra-bright 15 lumens, yang cukup powerful untuk menampilkan foto 5MP dari hasil jepretannya.

GALAXY Beam berjalan di sistem operasi Android 2.3 Gingerbread. Fitur lain yang terdapat di dalamnya adalah kamera depan 1.3MP, konektivitas HSPA+ selain Bluetooth dan WiFi, serta ruang penyimpanan sebesar 8GB. Belum diketahui kapan Beam akan diedarkan.

Soal harga, nampaknya Beam tidak akan dibanderol melebihi angka Rp 4 juta. Bisa dibilang, inilah ponsel Android dengan fitur yang menarik dan jarang dimiliki pesaingnya. Meskipun begitu, kita lihat saja nanti apakah fitur proyektor mini yang ditanamkan di ponsel akan menarik minat konsumen Indonesia.






Source